Menurut Ahli, Penyebab, Jenis, Dampak dan Efeknya

Pengertian Inflasi – Saat ini harga tukar mata uang dolar dengan rupiah sedang naik, bahkan hampir mencapai 16 ribu rupiah. Dengan berita tersebut, kemudian tersebar tentang akan adanya inflasi. Namun, sebenarnya apa pengertian inflasi itu sendiri? Apakah jika terjadi dampaknya akan mempengaruhi segala aspek kehidupan masyarakat? lalu bagaimana cara mencegahnya?

Pengertian Inflasi dari Berbagai Ahli

Secara umum, inflasi sendiri merupakan suatu keadaan ekonomi, dimana seluruh harga produk dan jasa pada suatu negara terus naik melambung dan berlangsung secara terus menerus. Umumnya, inflasi terjadi karena adanya ketidakseimbangan antara jumlah uang yang beredar di masyarakat dan produksi barang yang dibutuhkan.

Berikut merupakan paparan para ahli mengenai fenomena dan pengertian inflasi yang sering terjadi pada negara-negara berkembang.

Menurut mereka, pengertian inflasi merupakan pergeseran harga berbagai produk dan barang ke tingkatan arah atas. Secara mendasar, Parkin dan Bade menjelaskan bahwa inflasi berkaitan dengan harga yang sering disebutkan dengan berapa banyak jumlah uang untuk mendapatkan barang atau jasa tersebut.

Rahardja memberikan pengertian inflasi bahwa ia merupakan kecenderungan atas kenaikan harga yang terus menerus naik daripada jumlah harga pada umumnya. Ketika banyak produk dan jasa pada suatu negara mengalami kenaikan harga secara signifikan, maka negara tersebut telah mengalami inflasi.

Bambang dan Aristanti menerangkan bahwa pengertian inflasi merupakan sebuah proses dimana harga-harga umum naik secara terus menerus dan membuat daya beli masyarakat terus menurun. Hal tersebut juga menyebabkan tingkat pendapatan individu juga menurun, sehingga minat dalam pembelian barang kian rendah.

Waluyo menyebut inflasi sebagai suatu bentuk dan wujud dari berbagai penyakit ekonomi, kerap muncul dan hampir terjadi di seluruh negara di dunia, baik negara maju maupun negara dunia ketiga. Kenaikan harga ini memiliki kecenderungan untuk berlangsung secara terus menerus.

Pengertian Inflasi adalah kondisi kenaikan harga barang maupun jasa yang terjadi dalam suatu perekonomian negara. Menurut Investoword, inflasi bisa dihitung dan diukur dengan menggunakan indeks harga konsumen serta indeks harga produsen yang ada dalam suatu negara.

Pengertian inflasi menurut beberapa ahli tersebut memberikan gambaran mengenai bagaimana konsep dan terjadinya inflasi. Jika suatu negara mengalami inflasi, maka bisa dipastikan seluruh harga barang dan jasa akan naik, tingkat pembelian masyarakat serta pendapatannya juga ikut menurun, membuat daya beli barang maupun jasa menjadi rendah. Ini pun akan membuat perekonomian negara menjadi macet.

Penyebab Inflasi Terjadi Pada Suatu Negara

Inflasi merupakan suatu bentuk reaksi ketika produksi barang dan daya beli masyarakat, sekaligus keberadaan uang sebagai alat tukar tidak seimbang. terjadi hampir di seluruh negara dunia, berikut merupakan penyebab inflasi yang umum terjadi.

Meningkatnya Permintaan

Penyebab pertama bisa saja karena banyaknya permintaan akan produk maupun jasa tertentu. Namun terdapat catatan mengenai peningkatan permintaan tersebut, bahwa peningkatan terjadi secara menyeluruh di suatu negara. Faktornya cukup beragam, mulai dari meningkatnya jumlah belanja pemerintah, barang yang di ekspor terlalu besar sehingga menyebabkan kelangkaan dan meningkatnya permintaan dari sektor swasta.

Kenaikan Biaya Produksi

Naiknya biaya produksi bisa disebabkan karena harga barang yang hendak di produksi meningkat, begitu juga dengan alatnya. Misalnya, apabila buruh meminta kenaikan upah, maka perusahaan yang menerima tuntutan tersebut akan membuat biaya produksi menjadi lebih tinggi dari sebelumnya. selain upah, yang membuat biaya produksi naik adalah harga bahan bakar yang melambung tinggi.

Peredaran Uang yang Tinggi

Peredaran uang yang tidak terkendali dalam kehidupan sosial bisa mengakibatkan inflasi. Hal tersebut disebabkan jumlah uang tersebut melebihi kebutuhan yang diperlukan oleh masyarakat. Apabila jumlah barang yang diminta tetap, namun uang yang beredar di pasaran lebih tinggi, maka bisa dipastikan harga barang maupun jasa tersebut juga akan naik.

Berdasarkan penyebab inflasi tersebut, kita bisa memahami bagaimana korelasi antara pengertian inflasi dengan penyebab yang membuat suatu negara mengalami inflasi. Lalu apa saja jenis-jenis inflasi yang kemungkinan bisa terjadi?

Jenis-Jenis Inflasi

pengertian inflasi
pengertian inflasi | unsplash.com

Pada umumnya pembagian jenis inflasi di dasarkan pada beberapa bagian. Ada tiga pembagian jenis inflasi yang kemudian bercabang menjadi jenis inflasi secara khusus, yaitu inflasi yang dibagi berdasarkan tingkat keparahannya, dibagi berdasarkan penyebabnya dan terakhir dibagi berdasarkan sumbernya.

Berdasarkan Tingkat Keparahan

Inflasi yang dibagi berdasarkan tingkat keparahannya, dibagi menjadi empat, yakni inflasi ringan, sedang, berat, hingga sangat berat. Masing-masing inflasi tersebut memiliki ciri khasnya sendiri. Inflasi ringan, misalnya, inflasi ini bisa dikendalikan oleh pemerintah dan negara, sebab kenaikan harga kurang dari 10 persen per tahunnya.

Sedangkan inflasi sedang, merupakan inflasi yang menurunkan tingkat kesejahteraan masyarakat pada suatu negara. Walau begitu, ia masih belum bisa membahayakan perekonomian suatu negara, sebab kisarannya hanya berada di 10-30 persen per tahun. Berbeda dengan inflasi berat yang mulai mengakibatkan perekonomian suatu negara menjadi kacau. Nilai inflasinya berada pada kisaran angka 30-100 persen per tahunnya.

Terakhir, merupakan inflasi sangat berat, dimana ia tidak bisa dikendalikan dan bisa mengakibatkan perekonomian suatu negara hancur. Kisarannya berasa diatas 100 persen per tahunnya, dan kebijakan fiskal maupun moneter tidak mampu mengatasi inflasi tersebut.

Berdasarkan Penyebabnya

Apabila diruntut dari pengertian inflasi, jenis inflasi yang di dasarkan dari penyebabnya dibagi menjadi tiga bagian, yakni inflasi karena permintaan barang maupun jasa yang tinggi, dimana produsen tidak bisa memenuhinya; inflasi karena kenaikan biaya produksi karena daya tawar dan jual barang yang tinggi; dan terakhir adalah inflasi campuran, yang mana ia disebabkan karena faktor tawar dan permintaan yang tinggi daripada yang bisa di produksi.

Berdasarkan Sumbernya

Jenis inflasi yang dibagi berdasarkan sumbernya, bisa dibedakan menjadi dua jenis, yakni inflasi domestik yang bersumber dari dalam negeri. Inflasi ini disebabkan karena dua hal, jumlah uang yang beredar terlalu banyak, ataupun permintaan yang tinggi terhadap suatu barang dan jasa, padahal terjadi pengurangan produksi.

Sedangkan jenis inflasi kedua adalah inflasi yang bersumber dari luar negeri, atau disebut imported inflasi. Umumnya, jenis inflasi ini terjadi pada negara yang memberlakukan sistem pasar bebas. Sehingga jika terjadi kenaikan harga barang atau inflasi di negara lain, negara tersebut pun akan berdampak.

Dampak Jika Inflasi Terjadi Pada Suatu Negara

Apabila membicarakan dampak inflasi secara umum, ia bisa dibagi menjadi dua bagian, yakni dampaknya terhadap perekonomian pemerintah sebagai suatu komunitas besar, dan dampaknya pada pendapatan individu yang tinggal di negara tersebut.

Pengaruhnya Terhadap Perekonomian Negara

Inflasi memberikan dampak yang besar pada perekonomian suatu negara. Ketika terjadi inflasi, banyak pemilik modal yang kemudian memindahkan investasinya pada barang yang spekulatif, seperti tanah, barang berharga atau malah menyimpan investasinya. Selain itu, keinginan untuk menanam modal akan menurun, sebab usaha produktif dinilai tidak akan mampu bertahan ketika gelombang inflasi terjadi.

Berdasarkan pengertian inflasi yang mengakibatkan harga produk dan jasa meroket, masa depan perekonomian suatu negara akan terliat suram. Hal tersebut disebabkan adanya ketidakpastian dan perkembangan arah ekonomi ke depannya. Neraca pembayaran kemudian akan terpengaruh, sehingga barang impor lebih banyak diserbu masyarakat daripada barang dalam negeri, yang akan mengakibatkan nilai mata uang terus merosot.

Pengaruhnya Terhadap Pendapatan Individual

Dalam pendapatan individual, apabila terjadi inflasi, maka akan terjadi kesenjangan distribusi pendapatan. Bagi pemilik modal, tentu ini akan menguntungkan, namun bagi pendapatan penduduk, hal ini akan membuat mereka mendapatkan penghasilan yang lebih rendah. Jika pendapatan riil masyarakat terus merosot, banyak dari mereka yang akan menjadi lebih miskin dari sebelumnya.

Hal tersebut juga akan menyebabkan nilai tabungan ikut menurun, apalagi jika mereka banyak menyimpan kekayaan dalam bentuk tabungan ataupun deposito di bank-bank dalam negeri. Jika terjadi inflasi, nilai tabungan akan menurun, bahkan masyarakat yang menyimpan uang secara tunai juga akan ikut terpengaruh.

Cara Mengatasi Inflasi

pengertian inflasi
pengertian inflasi | pixabay.com

Terdapat tiga langkah yang bisa digunakan oleh pemerintah guna menekan inflasi tiap tahunnya. Berikut merupakan cara-caranya, yang dibagi menjadi tiga bagian, yakni kebijakan moneter, fiskal dan kebijakan non moneter.

Kebijakan Moneter

Kebijakan ini berguna untuk menjaga perekonomian tetap stabil, sehingga kesejahteraan masyarakat tetap terjaga. Beberapa kebijakan ini berupa menaikkan cadangan kas, sehingga akan mengurangi jumlah uang yang beredar di masyarakat.

Selanjutnya, dilakukan operasi pasar terbuka dengan menjual SBI, ataupun melakukan kredit selektif, dimana bank sentral mengurangi jumlah uang yang beredar dengan memberikan pemberian kredit secara tegas. Pemerintah juga bisa mengurangi jumlah uang yang beredar dengan menurunkan permintaan kredit dan menaikkan suku bunga.

Kebijakan Fiskal

Berdasarkan pengertian inflasi, kebijakan fiskal merupakan kebijakan yang dimaksudkan agar inflasi segera turun dengan lebih cepat dan efektif, yakni dengan menaikkan tarif pajak, sehingga uang yang disetor ke pemerintah lebih besar, melakukan peminjaman pemerintah, dimana gaji pegawai langsung dipotong sepuluh persen untuk ditabung dan mengatur pengeluaran pemerintah sekaligus mengatur penerimaannya menjadi lebih ketat.

Kebijakan Non Moneter

Terakhir merupakan kebijakan pemerintah yang terpisah dari dua kebijakan sebelumnya. Dalam kebijakan ini pemerintah melakukan beberapa cara, yakni dengan menaikkan hasil produksi, melakukan pengawasan terhadap berbagai barang dan jasa, yang mana membuat pemerintah mampu menentukan harga maksimum suatu barang, dan terakhir menghimbau kepada buruh untuk tidak meminta kenaikan upah ketika inflasi terjadi.

Langkah-langkah tersebut dinilai cukup efektif untuk menahan laju inflasi pada suatu negara. Sehingga, negara tersebut tidak mengalami kolaps dan terjadi inflasi sangat buruk, dimana perekonomian mulai kacau dan tingkat inflasi mencapai 100 persen lebih. Jika inflasi tidak segera diperbaiki dan makin memburuk, maka kesejahteraan masyarakat juga akan menurun.

Itulah penjelasan mengenai pengertian inflasi, jenisnya, dampak serta cara mengatasinya. Inflasi merupakan masalah bersama, tidak hanya kesalahan yang dilakukan pemerintah saja. Oleh sebab itu, sebagai warga negara yang baik, mentaati segala kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah bisa membantu untuk menekan angka inflasi ke titik minimal. Perlu kerja sama yang baik antara negara dan masyarakatnya, agar terhindar dari inflasi dan berbagai masalah ekonomi lainnya.


Source link

Download Our App

app-store-badge
play-store-badge
Order Online Now

Browse Our Menu

Our Most Popular Dishes